S'LAMAT DATANG DAN S'LAMAT MEMBACA....Mulailah Segala Sesuatu Dengan Senyuman ^__^

Selasa, 05 Oktober 2010

Membentengi Diri dari Perselingkuhan

Anda dan pasangan menjalani hubungan yang manis dan harmonis. Tapi apakah itu menjadi jaminan tidak akan ada perselingkuhan?

Kenyataannya, ada banyak sekali kesempatan untuk kita ataupun pasangan berselingkuh. Rekan-rekan kerja di kantor, kolega dan relasi bisnis, dan teman-teman di lingkungan pergaulan, potensial mengganggu mulusnya hubungan kita dan pasangan yang sudah terbangun sejak lama.

Cara terbaik menghindari perselingkuhan adalah dengan menutup barikade. Bukan dengan jalan menutup diri tentunya, tapi dengan membatasi dan mengontrol segala sesuatu.

1. Kerja tetap kerja
Anda memang harus menjaga hubungan baik dengan rekan-rekan kerja dan kolega. Untuk membangun kedekatan personal dengan mereka, Anda sebaiknya memberikan perhatian terhadap hal-hal yang pribadi, seperti menanyakan kabar ibunya yang sedang dirawat di rumah sakit, atau menanyakan perkembangan pertumbuhan anaknya yang masih balita.

Memberikan perhatian personal, bukan berarti asyik terlibat dalam obrolan panjang penuh canda tawa. Obrolan yang terlalu cair bisa membuka kemungkinan kedekatan hubungan yang lebih jauh, tak sekadar hubungan bisnis. Anda perlu hati-hati.

2. Hindari rapat di luar kantor
Restoran memberikan kesempatan Anda dan rekan kerja atau kolega untuk memberikan banyak hal di luar pekerjaan. Bila rapat atau diskusi proyek baru diperkirakan melewati jam makan siang atau makan malam, usahakan tetap berada di kantor dan memesan makanan. Demikian pula, saat sebuah proyek besar usai, jangan selalu merayakannya di kafe atau resto, sisakan energi Anda untuk merayakannya bersama pasangan. Bukankah dia yang selama ini mendukung pekerjaan Anda?

3. Diskusi berkelompok
Dalam rapat atau diskusi tentang pekerjaan, usahakan jangan hanya berdua. Ajaklah rekan kerja yang lain untuk mengurangi kemungkinan terbentuknya 'kedekatan' yang tidak perlu. Semakin banyak orang terlibat dalam diskusi, akan semakin tampak bahwa segala rapat-rapat panjang ini adalah semata-mata soal pekerjaan.

4. Akhiri pembicaraan yang terlalu pribadi
Basa-basi memang diperlukan untuk membangun kedekatan. Tapi bila Anda merasa pembicaraan sudah terlalu berlebihan, seperti saat rekan kerja Anda mulai curhat soal pertengkarannya dengan istri, sebaiknya segera akhiri pembicaraan. Pilih kalimat yang bagus dan sopan untuk keluar dari 'jeratan', misalnya, "maaf, saya rasa itu urusan pribadi rumah tangga Anda. Saya tidak berhak ikut campur."

5. Hindari rutinitas

Kedekatan bisa timbul melalui kebiasaan. Bila Anda terbiasa mengobrol dengan rekan kerja di waktu istirahat makan siang, setiap hari, jangan terkejut bila kedekatan mulai timbul. Akibatnya bisa diduga, Anda jadi ingin selalu menghabiskan waktu istirahat siang dengan dia.

6. Jangan curhat

Apapun yang terjadi dengan hubungan Anda dan pasangan, jangan ceritakan kepada orang lain--kecuali ke teman wanita yang Anda percaya. Menceritakan masalah kepada teman pria, bisa jadi memperburuk masalah, karena saat hubungan Anda dan pasangan memburuk, celah-celah untuk orang lain masuk semakin terbuka.

http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/wanita/2009/07/09/616/Membentengi-Diri-dari-Perselingkuhan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar